Sabtu, 23 Januari 2016

Balada cinta : Matahari dan Bulan

Kamu dan duniamu. Aku benci itu. Semua nya terasa terlalu padat, bahkan setitik celah untuk membiarkan cahaya ku masuk pun ku tak dapat. Semua nya penuh, penuh dengan tentang dari dunia mu sendiri. Penuh dengan pemikiran pemikiran kritis mu, dengan imajinasi mu yang sangat bebas, dan... Ah aku tak tahu apa lagi yang memenuhi dunia mu itu.
Yang pasti, dunia itu tak bisa ku sentuh.

Bersamaan dengan kesibukan mu dengan dunia padat kecil mu itu, aku semakin tenggelam dalam dunia ku. Tidak. Dunia ku tidak kosong sama sekali, hanya saja, rasa nya dunia ku menjadi lebih gelap. Dunia ku terasa hanya sebagai ruangan hampa yang tidak terdapat banyak isi. Aku baru menyadari, dunia ku ini banyak berubah semenjak kedatangan mu kedalam nya. Aku mungkin menyimpan banyak luka kehidupan dalam dunia ku, dan itu adalah alasan dunia ku menjadi gelap. Gelap. Pun aku sudah mencoba memberikan sesuatu yang berbeda di dunia ku. Itu membantu, sangat membantu, tapi tidak merubah banyak di dunia ku.

Selama ini dunia ku seperti bulan, aku baik baik saja dengan duniaku, dunia ku yang dingin dan seorang diri. Lalu kamu datang, sama seperti cahaya matahari. Mengrefleksikan sorotan cahaya yang sangat banyak berada dalam genggaman mu.
Memberikan ku kesempatan, untuk bersinar. Walaupun cahaya yang ku dapat kan adalah cahaya yang aku biaskan dari cahaya hangat hanya milikmu.
 Aku memang baik baik saja dengan dunia ku, hey, aku sudah terbiasa dengan dunia ku, tapi dengan mu, segala nya terasa lebih baik. Segala nya terasa lebih hangat, segala nya terasa lebih.... Berwarna :)

Jadi, aku memang bulan, aku tidak punya cahaya ku sendiri. Aku dingin aku kosong,aku hanya salah satu benda yang berada di orbit mu. Tapi menjadi satu satu nya yang kau percaya kan dengan cahaya mu, aku sangat bersyukur. Dan kamu, matahari. Benda langit terbesar, pusat poros perputaran semua orbit di galaksi Bima sakti ini. Tapi kamu butuh aku, setidaknya untuk membuat malam mu menjadi lebih hangat, setidaknya untuk menjadi teman mu di setiap malam. Dan mengajakmu melihat kalau malam tidak terlalu buruk untuk matahari. Malam masih bisa menyenangkan untuk matahari. Ya tentu saja, dengan kehadiran bulan di sisi nya.

Lihat?segala nya terasa lebih baik bukan? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar